Efek Minum Antibiotik Terlalu Lama

Efek minum antibiotik terlalu lama.

Efek minum antibiotik terlalu lama. Mungkin saat ini bagi anda yang sedang mengalami radang tenggorokan maka hal yang anda cari pertama adalah antibiotik. Atau mungkin ketika anda mengalami pilek,hal pertama yang anda lakukan adalah mencari antibiotik. Namun sebelumnya apakah anda sudah mengetahui apa pengertian dari antibiotik itu sendiri?. Jadi antibitik itu sendiri adalah obat yang digunakan dengan tujuan untuk membunuh bakteri. Jadi apabila anda menggunakan antibiotik untuk melawan virus ataupun jamur maka tentu tidak ada gunanya sama sekali.

BACA JUGA : Kebiasaan hidup tidak sehat Indonesia

Ketika sebagian besar dari terkena flu,pilek atau common cold tentu badan kita akan merasa tidak nyaman sekali. Sebenarnya kebanyakan dari penyebab penyakit tersebut adalah virus. Dengan begitu maka percuma saja anda mengonsumsi antibiotik. Jstru yang terjadi di dalam tubuh anda terutama juga didalam usus besar adalah terdapat flora normal atau yang biasa kita sebut juga dengan bakteri baik.  Antibiotik ini justru akan membunuh bakteri-bakteri baik anda sehingga pada akhirnya tidak ada lagi yang melindungi usus besar anda nantinya.

Mungkin jamur akan mudah tumbuh atau virus juga demikan dan bahkan juga pencernaan anda akan menjadi terganggu karena bakteri baik atau flora normal tadi berfungsi untuk mencerna makanan. Lalu selain juga dapat membunuh bakteri baik,penggunaan antibiotik hanya untuk main-main saja juga akan berbahaya sekali bagi tubuh anda. Misalkan anda terinfeksi oleh bakteri A atau bakteri B dan kemudian dokter memberi resep antibiotik untuk anda konsumsi dalam sekian hari. Kemudian juga harus digunakan dalam 3×1 gram atau 1 gram perhari

Kebiasaan yang salah dalam mengonsumsi antibiotik

Efek minum antibiotik terlalu lama. Biasanya kebanyakan dari kita begitu minum 1 tablet atau 2 tablet dan 1 atau hari kemudian sudah merasa keenakan sehingga penggunaan antibiotik tidak dilanjutkan lagi. Kalau bisa kita bilang minumnya hanya main-main saja. Karena itu efek yang ditakutkan nantinya adalah resistensi atau kekebalan dari antibiotik tersebut sehingga dengan begitu bakterinya akan kebal terhadap antibiotik tersebut. Bakteri adalah salah satu mikroorganisme atau makhluk hidup yang dapat beradaptasi dengan antibiotik sehingga dapat bertahan hidup tentunya.

Misalkan saja anda mengonsumsi antibiotik tersebut tanpa adanya arahan dari dokter akan mengakibatkan kuman yang terdapat di dalam tubuh anda menjadi resiten atau kebal. Sehingga jika sebelumnya anda mengonsumsi ini hanya secara main-main saja dan berikutnya anda pergi ke dokter juga memberikan resep yang sama maka percuma saja. Karena bakteri tersebut telah resisten terhadap antibiotik yang dokter anda berikan. Dan itu artinya si dokter harus meresepkan antibiotik dengan kelas yang lebih tinggi lagi. Jika kemudian anda mengonsumsinya secara main-main juga maka si bakteri tadi akan resisten. Sehingga kemudian si dokter memberikan antibiotik yang lebih tinggi lagi dan begitu seterusnya.

Asam urat cepat sembuh hanya minum obat ?

Dan fakta yang perlu anda ketahui adalah para peneliti membutuhkan waktu yang lama untuk menemukan antibiotik dengan kelas yang lebih tinggi lagi. Sedangkan bekteri tadi hanya membutuhkan waktu selama 10 hari saja untuk belajar beradaptasi. Jadi tentu bisa anda bayangkan jika anda melakukannya secara main-main maka akhirnya bakteri tersebut akan kebal terhadap antibiotik tersebut. Bahkan dengan kekuatan yang tinggi sekalipun.Itulah alasan mengapa pemberian antibiotik harus dibatasi di apotek-apotek yang tanpa adanya resep dokter.

Itulah beberapa informasi yang sekiranya harus anda ketahui terlebih dahulu ketika anda ingin mengonsumsi antibiotik dan tentu anda juga harus menggunakan resep dokter. Jika informasi artikel ini bermanfaat jangan lupa dibagikan untuk orang-orang di sekitar anda.

BACA JUGA:Saat Sariawan Makan Pedas. Bolehkah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Message Us on WhatsApp